Prospek Jurusan Ilmu Perpustakaaan
Kata siapa jurusan ilmu perpustakaan hanya berkutat pada buku-buku saja?? kalau ada pertanyaan, apakah saya seseorang yang “kutu buku”?? jawaban saya, “tidak juga”. Kata siapa masa depan kita suram setelah kuliah di jurusan ilmu perpustakaan???? justru lulusan dari jurusan ini berpotensi menjanjikan prospek masa depan yang cerah dalam dunia kerja nantinya… Bahkan di luar negeri seperti Universitas-universitas di Amerika Serikat dan negara-negara Eropa seperti Inggris dan Jerman, jurusan ini yang paling favorit disana!! Mata kuliah di jurusan ini juga nggak monoton tentang perpustakaan aja. Yang menarik karena ada cakupan ilmu komputer yang melingkupi pangkalan data informasi dan peran TI itu sendiri dalam mendukung digital library. Bahkan salah satu dosen saya pernah mengatakan bahwa ada perbedaan antara sub bidang ilmu komputer dengan ilmu perpustakaan. Jika ilmu komputer mengarah ke “pembuat” arsitektur sistem informasinya, maka kita yang berperan “mengorganisir” sistem informasinya agar sampai kepada yang membutuhkan. Hebat bukan????
Kita
akan belajar tentang Database, Teknologi Multimedia, Jaringan Lembaga
Informasi, Manajemen Perpustakaan Digital, Profesi Informasi, Psikologi
untuk Profesional Informasi, Aplikasi Teknologi untuk Pengelolaan
Informasi, dan lain-lain. Belum lagi mata kuliah belanja baik antar
jurusan maupun fakultas yang bisa kita ambil untuk memperkaya ilmu
kita. Yaaa… kalau kita nggak jadi pustakawan paling banter kita bisa
jadi orang yang cukup berkompeten sama bidang yang berbau komputer dan
jasa layanan seperti pengembang perangkat lunak untuk perpustakaan bagi
yang bercita-cita jadi programmer maupun pengembang jasa layanan
informasi seperti konsultan informasi perpusakaan dan arsip suatu
lembaga . Disini juga ada mata kuliah yang mirip-mirip sama manajemen
seperti mata kuliah yang berjudul “Administrasi Organisasi Lembaga
Informasi” dan “Manajemen Perpustakaan”. Mata kuliah itu kental banget
nuansa manajemennya. Kita belajar mulai dari memahami karyawan, ruang
kerja yang efektif hingga tentang pengelolaan sebuah lembaga dengan
teori-teori dari barat dan Asia serta bagaimana mengembangkan dan
memimpin pusat dokumentasi suatu lembaga. Ada juga kuliah yang kental
dengan nuansa riset dan penelitian seperti pengantar metodologi
penelitian kebudayaan dan metode penelitian dasar ilmu informasi. Pun
dengan pengembangan ilmu perpustakaan itu sendiri dari sudut pandang
lain seperti Informasi dalam konteks sosial budaya, pelestarian koleksi
perpustakaan dan arsip seperti preservasi dan konservasi, hal-hal yang
bersifat teknis perpustakaan dalam bidang organisasi informasi seperti
metadata untuk temu kembali informasi, klasifikasi, dan kosakata
indeks, serta analisa kritis mengenai profesi kepustakawanan Indonesia
yang bisa didapat dari mata kuliah profesi informasi.
Jadi
kuliah di perpustakaan nggak melulu tentang buku. Belum lagi seiring
jalannya perkembangan teknologi yang semakin berkembang, mata kuliah
yang berbau teknologi biasanya ditambah terus setiap tahunnya. Belum
lagi kita dapat mata kuliah bahasa Inggris sampai bahasa Inggris
professional. Makin asyik tuh kayaknya….
Dari
mata kuliah yang udah disebutin tadi pasti akan mengarah ke prospek
kerja kita nantinya. Dari mata kuliah yang berbau komputer dan database
tentunya nanti kita bisa menjadi orang yang cukup mumpuni menjadi
pengelola database atau database maker. Sekarang perusahaan besar mana
yang tidak butuh seorang ahli database? Bahkan seorang pencipta
database saja tidak cukup karena di mata kuliah lainnya kita belajar
tentang manajemen koleksi yang akan berhubungan dengan kemudahan temu
kembali dokumen. Ini yang membuat kita mempunyai nilai plus dari
sarjana ilmu komputer. Jadi mata kuliah dasar-dasar organisasi informasi
(DOI) dan kosakata indeks itu gunanya banyak sekali dalam mempersempit
pencarian database. Selain itu kita bisa menjadi website designer (teknologi multimedia) hingga manajer (manajemen rekod/arsip), secara kita belajar manajemen juga kan?
Seorang pustakawan yang konon katanya banyak dicari emang benar! Apalagi jika perusahaan sudah go public
mereka harus mempunyai tatanan dokumen dan arsip yang lengkap dan rapi
untuk proses temu kembali. Bayangkan jika sebuah dokumen saham salah
letak, bisa berabe deh! Ada juga yang bekerja sebagai pencari informasi
(ahli informasi), arsiparis, ahli manajemen, dan kalau kita berprestasi
biasanya kita disekolahin lagi untuk S-2. Makanya lulusan ilmu
perpustakaan nggak melulu kerja di perpustakaan tetapi hampir seluruh
lembaga pemerintah dan swasta serta kedubes-kedubes asing. Di samping
itu, masih sangat banyak perpustakaan yang jumlahnya ribuan, baik
perpustakaan perguruan tinggi maupun sekolah-sekolah, perpustakaan umum
maupun khusus, yang belum mempunyai karyawan berpendidikan formal
tingkat sarjana dalam bidang perpustakaan dan informasi. Itulah nanti
gunanya kita kuliah praktik kerja lapangan di perpustakaan dan arsip
instansi mana saja agar selain bisa mempersiapkan diri di dunia kerja
juga berperan aktif dalam mengembangkan organisasi instansi itu sendiri.
Bahkan jika kita mempunyai inisiatif dan sikap yang kreatif sebagai
mahasiswa, kita bisa membuat sebuah proyek bersama dosen dalam
mengembangkan perpustakaan dan kearsipan suatu lembaga yang selain dapat
mengaplikasikan ilmu kita di masyarakat juga dapat mempertebal kantong
kita! Hhehe…
Itu
mungkin prospek seorang sarjana perpustakaan yang bisa gue jelasin
untuk sementara. Memang nggak sedikit seorang sarjana perpustakaan yang
berpindah haluan dari yang seharusnya menjadi seorang pustakawan. Tapi
di luar negeri semua orang berbondong-bondong menjadi pustakawan dan
dianggap hebat! Karena pustakawan itu adalah pekerjaan yang lebih mulia
dari dokter dan guru. Jika seorang dokter mengobati orang sakit.
Kitalah yang menyediakan mereka informasi bagaimana menyembuhkan orang
sakit. Jika guru mengajari muridnya. Kitalah yang menjadi penjaga
sumber ilmu guru tersebut. Dan enaknya lagi selagi kita bekerja, kita
bisa sambil belajar karena ilmu dari konten jurusan ini beragam dan
bermacam-macam. Makanya tidak ada ruginya menjadi pustakawan.
Kalau kalian masih ragu dengan jurusan ini, carilah lulusan atau fresh graduate ilmu
perpustakaan UI yang nganggur dalam waktu lebih dari setahun. Jarang
banget loh! kecuali emang IPK-nya benar-benar begitu deh… hehehe…

Tidak ada komentar:
Posting Komentar